Pesona Laba Batik Madura

Bicara Madura, orang pasti langsung teringat dengan karapan sapi dan satenya. Padahal ada kekayaan budaya asli Indonesia yang sudah terkenal ke beberapa penjuru dunia terdapat di pulau penghasil garam tersebut.

Batik Madura. Ya, meski seolah tidak jauh berbeda dengan batik asli Indonesia dari daerah lain seperti Cirebon, Yogya ataupun Solo, namun ada yang berbeda dari batik Madura.

Ciri khas dari Batik Madura adalah penggunaan warna dasar yang cerah dan beragam motif yang menggambarkan karakter masyarakat lokal.

"Warna yang dipakai dalam kain Batik Madura biasanya warna cerah, seringkali merah yang dipakai karena memiliki karakter warna yang keras dan kuat. Sama seperti karakter penduduknya,"

Ciri khas lain yang dimiliki oleh Batik Madura adalah banyaknya garis yang terpampang dalam satu desain batiknya. Tiap desain batiknya pun memiliki kisah atau cerita masing-masing yang semuanya menggambarkan keseharian rakyat Madura.

Soal harga cukup bervariasi laiknya kain batik lain. Harga yang ditawarkan untuk satu helai kain Batik Madura sangat beragam. Mulai dari yang paling murah seharga Rp 100.000 hingga yang termahal seharga Rp 3,5 juta.

Jangka waktu yang diperlukan untuk membuat satu buah Batik Madura berbeda-beda. Mulai dari enam bulan hingga satu tahun. Semakin lama waktu yang diperlukan untuk membuat batik tersebut maka harganya semakin mahal. Mengapa demikian, karena semakin lama proses produksinya maka warna yang dihasilkan akan semakin pekat.

Comments :

0 komentar to “Pesona Laba Batik Madura”


Posting Komentar